-->

Arek Asrama Eps 1 – Istana 900 Ribu

Kenapa kami memilih asrama ini? Jawabannya bukan karena pengen mandiri, tapi karena kami miskin yang realistis. Tahun 2005, di saat kos-kosan Surabaya paling murah sudah mematok harga 150 ribu per bulan, asrama ini muncul layaknya pahlawan: 900 ribu rupiah. Bukan per bulan, bukan per semester, tapi PER TAHUN. Kalau dikalkulasi, biaya sewa kami lebih murah daripada biaya parkir motor di mal. Tapi ya ada harga, ada rupa (dan bau).

Dibalik Sarang Lebah Eps 23 – Demam Full House: Saat "Semangat" Menjadi Polusi Suara

Awal tahun 2005, Indosiar adalah kiblat segala drama. Setelah kita semua dibuat babak belur oleh drama Taiwan—mulai dari kedinginan bareng F4 di Meteor Garden, balap lari di MVP Lover, sampai galau di At Dolphin Bay—tiba-tiba peta kekuatan berubah. Sebuah drama Korea bertajuk Full House menyerang jam 5 sore kita dengan kekuatan penuh.

Full House bukan cuma tontonan; ia adalah sekte. Lee Young-jae dan Han Ji-eun bukan sekadar karakter, mereka adalah alasan kenapa remaja saat itu tiba-tiba mengalami gangguan perilaku massal.

Di Balik Sarang Lebah Eps 22 – Huru-Hara Sweet Seventeen Dian: Antara Glamour dan Doa Mustajab

Sweet Seventeen. Sebuah frasa keramat yang paling ditunggu-tunggu remaja di muka bumi. Biasanya, teman-teman perempuan kami yang banyak merayakan ulang tahun ke-17 dan khusus laki-laki pada umumnya cukup syukuran sederhana atau traktiran bakso atau makan Gurami di Warung Gizi Sukowono. Tapi, rumus itu tidak berlaku untuk Dian.

Di Balik Sarang Lebah Eps 21: Ekspedisi di Bukit Belakang RSD Kalisat

Semua bermula saat libur kenaikan kelas tiba. Dian, sang inisiator ulung, datang dengan mata berbinar-binar dan sebuah proposal acara yang katanya, 

"Nol Budget tapi Semarak Membahana!"

Di kelas 2.4, setelah bel istirahat berbunyi, Dian mengumpulkan kami bak panglima perang. 

"Guys, karena minggu depan libur, kita jalan-jalan yuk!" serunya penuh semangat.

Kami semua antusias. Dalam bayangan kami: Wah, pasti naik Gunung nih! Atau minimal ke pantai lah!

Tapi, setelah Dian membeberkan itinerary-nya... Hening. Bukan ke Gunung, bukan ke Bali, melainkan... Ekspedisi Bukit Belakang RSD Kalisat (yang notabene cuma bukit depan rumah Dian sendiri), lanjut susur sungai, lalu makan siang di rumah Prita yang tak jauh dari sisi bukit.